PAPI

Saya baru saja selesai ngobrol sama mami. Seperti biasa kalau kita berdua baru ketemu setelah sebulan atau lebih nggak pernah tatap muka, pasti bakal ngobrol sampai tengah malam. Kayaknya Saya sama seperti ibu Saya, doyan ngobrol. Kali ini mami juga cerita dari tentang adik Saya yang bab 24x sampai tentang sepatu. She’s a woman on fire. Rasanya walaupun sedang cerita kalau dirinya sedang down, mami … Continue reading PAPI

MELEPAS LAJANG

Masih jauh. Umur Saya masih 22 tahun kok. Tapi bukan berarti keluarga dan teman-teman papi Saya nggak iseng bertanya, “habis ini kamu yaa, Pur”, atau “wah bapak bentar lagi mantu nih!”. Yang selalu dijawab bapak dengan tawanya. Saya sendiri dulu punya target menikah di umur 25 tahun. Dulu Saya ingin sekali menikah lebih muda supaya nantinya anak Saya punya ibu yang masih muda dan mudah-mudahan … Continue reading MELEPAS LAJANG

Bersama Beda 1

Saya beribadah lima kali sehari. Tanpa mengurangi rasa beriman, Saya akui kadang lima kali dikorting menjadi empat kali sehari. Dengan alasan ngantuk, ketiduran, atau lupa, atau masalah kerjaan, Saya dengan tidak tau dirinya meninggalkan satu waktu ibadah. Atau dua. Biarlah masalah ini menjadi urusan Saya dengan Yang Punya Saya. Oh, Saya muslim dan Saya punya kekasih. Pacar disebutnya. Sekali lagi, biarlah masalah ini menjadi urusan … Continue reading Bersama Beda 1