DILINDAS

Saya masih mendengarkan lagu lewat earphone di telinga. Memegang buku untuk dibaca dan sesekali berhenti sejenak melihat pemandangan di luar jendela. Kereta berjalan cukup cepat. Tidak seperti judge Saya bahwa kereta ekonomi umumnya berjalan lambat, sering mengalah dengan kereta yang kastanya lebih tinggi. Namun kereta api Menoreh yang membawa Saya pulang dari Jakarta ke Semarang ini tampak cukup bersahabat. Bahkan Saya bisa seka (mandi ala … Continue reading DILINDAS